Meraih kepuasan hubungan suami istri bisa dibilang susah-susah gampang. Apalagi mereka yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta yang penuh dengan stress dan kesibukan, membuat aktivitas hubungan suami istri hanya menjadi aktivitas biasa tanpa mempedulikan kepuasan pasangan.
Banyak faktor yang mempengaruhi kepuasan seksual anda berdua, antara lain komunikasi, kondisi fisik, kondisi emosi, rasa cinta serta teknik dan variasi seksual. Jika salah satu faktor saja tidak terpenuhi, biasanya kepuasan seks yang diinginkan akan menjadi tidak optimal.
Tidak ada salahnya anda dan pasangan membangun komunikasi yang lebih intim. Libatkan emosi anda dan pasangan saat bercinta. Kemudian tanyakan pada pasangan anda, suasana seperti apa yang diinginkannya agar hubungan seksual lebih memuaskan.
Jangan lupa untuk selalu mempersiapkan kondisi fisik anda berdua sebelum melakukan aktifitas hubungan seks. Sebab, kondisi fisik yang buruk akan menghambat jalannya aktifitas seksual. Libatkan emosi anda dengan baik saat berhubungan seks dengannya. Nikmati hubungan seks anda layaknya anda tak pernah merasakan kepuasan seksual.
Agar anda berdua tidak bosan, lakukan berbagai posisi dan variasi saat berhubungan suami istri. Pada dasarnya semua posisi dan variasi seks cenderung dapat memuaskan, asalkan mendapat persetujuan dari kedua belah pihak dan keduanya dalam kondisi yang prima. Jadi, masalah kepuasan tentunya tergantung pada keinginan masing-masing pasangan, dan hal ini bisa didiskusikan sebelum hubungan seks dimulai.
Agar gairah seks anda berdua lebih menggairahkan, sah-sah saja jika anda berdua menonton film Kamasutra atau buku-buku mengenai pendidikan seks. Dengan menonton film atau membaca buku-buku seks, daya imajinasi anda dan pasangan saat berhubungan badan akan muncul. Bila daya imajinasi melambung, maka gairah seks pun akan meluap-luap.
Keinginan untuk mencapai puncak kenikmatan saat bersenggama, akan terbuka lebar. Ini akan membantu kedua belah pihak untuk mencapai kepuasan yang tak terkira. Berbagai Sumber/ Sigit.













Dear Cleoparta, kenapa di dalam artikelnya tidak dimasukkan narasumber yang misalanya memang ahli di bidang seksiologi… biar terlihat lebih bagus dan berbobot…. heheheh….semoga cleoparta sukses selalu ya…hanya sekedar masukan saja.. thanks..
Dear mba Olifia, terima kasih atas masukkannya…semoga apa yang mba Olifia inginkan bisa secepatnya direalisasikan ya…terima kasih mba Olifia, dibaca terus ya artikelnya…